VOL. 1NO. ----Sat24.10.26EDITION--:--

LOADING · TRADINGVIEW

CRYPCryptoExplainer NO. ---

Saham Tokenisasi dan Perdagangan 24/7: Cara Kerja dan Risikonya

Ripple Prime kini menawarkan swap sepanjang waktu atas saham dan ETF, sementara Nasdaq dan DTCC membangun tokenisasi di dalam sistem teregulasi. Inilah yang diwakili saham tokenisasi, cara kerja perdagangan 24/7, dan alasan HSBC menilai likuiditasnya masih tipis.

By Published 8 min read
Fasad gedung Bursa Efek New York yang diterangi lampu pada malam hari dengan bendera besar Amerika Serikat
Georgio from San Francisco, USA / Wikimedia Commons / CC BY 2.0 · Source

Poin penting

  • "Saham tokenisasi" bukan satu jenis produk. Regulator AS membedakan token yang diterbitkan atau diakui oleh perusahaan itu sendiri, token yang didukung saham yang disimpan oleh kustodian, dan token sintetis yang hanya mengikuti harga saham. Masing-masing memberi hak yang berbeda kepada pemegangnya.
  • Pada 15 Oktober 2026, Ripple Prime meluncurkan swap 24/7 atas lebih dari 100 pasar acuan, termasuk saham dan ETF. Pembuat pasar Virtu sudah memperdagangkannya. Produk ini adalah swap yang mengacu pada kontrak berjangka perpetual di Hyperliquid, bukan saham tokenisasi.
  • Kepala riset aset digital HSBC menyebut peluncuran itu "evolusioner, bukan revolusioner". Ia mengingatkan bahwa pasar ini tumbuh cepat tetapi masih kecil dibandingkan pasar tradisional yang diikutinya, dan likuiditas yang terbatas dapat menghambat transaksi besar.
  • Nilai terdistribusi saham tokenisasi sekitar US$3,42 miliar pada 21 Oktober 2026, menurut RWA.xyz. Angka itu sangat kecil dibandingkan pasar saham tercatat yang menjadi acuannya.
  • Risiko utama yang masih terbuka adalah likuiditas yang tipis, selisih harga saat bursa acuan tutup, eksposur risiko pihak lawan terhadap penerbit token, dan regulasi yang tidak seragam antaryurisdiksi.

Mengapa saham tokenisasi kembali menjadi sorotan

Saham tokenisasi kini bukan lagi sekadar produk bursa kripto. Pelaku pasar mapan juga mulai membangunnya. Langkah terbaru datang dari Ripple. Pada 15 Oktober 2026, unit pialang utamanya, Ripple Prime (sebelumnya Hidden Road), menyatakan bahwa klien institusional dapat memperdagangkan swap yang mengacu pada lebih dari 100 pasar di saham, indeks saham, ETF, logam, energi, dan valuta asing, dengan perdagangan dan penyelesaian berjalan sepanjang waktu. Ripple menyebut perusahaan perdagangan Virtu sebagai klien yang sudah memakai produk ini.

Peluncuran itu disertai peringatan dari sebuah bank besar. Dalam catatan untuk klien yang diberitakan CoinDesk pada 21 Oktober, Daragh Maher, kepala riset aset digital HSBC, menggambarkan pasar ini sebagai pasar yang "tumbuh pesat" tetapi "tidak terlalu besar" dibandingkan pasar tradisional yang diikutinya. Ia mengatakan likuiditas yang terbatas dapat menghambat transaksi besar. Tulisan penjelasan ini membahas apa sebenarnya produk-produk tersebut, bagaimana perdagangan sepanjang waktu berbeda dari perdagangan bursa biasa, apa kata regulator, dan mengapa likuiditas menjadi pertanyaan utama yang belum terjawab.

Apa yang sebenarnya diwakili oleh saham tokenisasi

Dalam pemakaian sehari-hari, istilah "saham tokenisasi" mencakup beberapa instrumen yang berbeda. Pada 28 Januari 2026, staf dari tiga divisi Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), yaitu Divisi Keuangan Korporasi, Manajemen Investasi, serta Perdagangan dan Pasar, menerbitkan pernyataan bersama yang memuat sebuah taksonomi. Pernyataan itu merupakan panduan staf, bukan peraturan Komisi. Titik tolaknya adalah bahwa efek yang ditokenisasi tetaplah efek. Mencatat kepemilikan di blockchain tidak mengubah cara hukum sekuritas berlaku.

Staf SEC membagi pasar ke dalam dua kelompok besar:

ModelSiapa yang membuat tokenApa yang biasanya dimiliki pemegangRisiko tambahan utama
Disponsori penerbitPerusahaan penerbit saham, atau agen transfernyaSaham itu sendiri, dicatat di blockchain di samping atau sebagai pengganti catatan di luar rantai (off-chain)Sebagian besar sama dengan saham tradisional; token dengan hak berbeda dapat dianggap sebagai kelas tersendiri
Kustodian pihak ketigaPerusahaan tidak terafiliasi yang menyimpan saham sebenarnya dalam kustodiKepentingan langsung atau tidak langsung atas saham acuan, sering berupa hak atas efek (security entitlement)Eksposur terhadap kustodian, termasuk kemungkinan kepailitannya
Sintetis pihak ketiga (efek terkait)Perusahaan tidak terafiliasi yang menerbitkan surat utang atau ekuitasnya sendiriEksposur ekonomi terhadap harga saham, tetapi tanpa hak apa pun dari penerbit sahamRisiko kredit penerbit pihak ketiga
Sintetis pihak ketiga (swap berbasis efek)Pihak lawan yang tidak terafiliasiKontrak yang mengikuti harga; menurut staf SEC, kontrak ini "biasanya tidak memberikan kepada pemegangnya hak ekuitas, hak suara, hak informasi, atau hak lainnya"Risiko pihak lawan; penjualan kepada klien ritel tunduk pada persyaratan perdagangan di bursa dan pendaftaran

Sumber: Divisi Keuangan Korporasi, Manajemen Investasi, serta Perdagangan dan Pasar SEC, "Statement on Tokenized Securities", 28 Januari 2026.

Pelajaran praktisnya, dua produk yang sama-sama disebut versi "tokenisasi" dari perusahaan yang sama bisa berperilaku sangat berbeda. Yang satu mungkin membawa hak suara dan dividen. Yang lain mungkin hanya mengikuti harga dan bergantung pada kesehatan keuangan perusahaan yang menerbitkannya. Staf SEC mencatat bahwa token pihak ketiga dapat membuat pemegangnya menghadapi risiko, seperti kepailitan pihak ketiga, yang tidak dihadapi pemegang saham acuan.

Bagaimana perdagangan 24/7 berbeda dari jam bursa

Saham tercatat di Amerika Serikat terutama diperdagangkan pada sesi reguler bursa di hari kerja, dengan sesi perpanjangan sebelum dan sesudahnya. Transaksi kemudian diselesaikan melalui sistem kliring dan penyelesaian terpusat. Platform blockchain beroperasi terus-menerus, sehingga token dan derivatif yang mengacu pada saham tersebut dapat berpindah tangan pada akhir pekan dan malam hari, saat pasar utama tutup.

Hal ini menimbulkan celah struktural. Ketika bursa acuan tutup, tidak ada harga resmi untuk saham tersebut. Harga di platform 24/7 kemudian ditentukan oleh siapa pun yang bertransaksi di sana, sering kali sekelompok kecil pembuat pasar dan trader yang memakai leverage. Ketika pasar utama dibuka kembali, token atau kontrak harus menyesuaikan diri dengan harga sebenarnya, yang dapat bergerak tajam.

CoinDesk memberikan contoh baru-baru ini. Pada suatu hari Sabtu, sekitar US$52 juta posisi ber-leverage pada saham-saham cip ditutup paksa dalam 10 menit. Aksi jual itu menjalar dari Binance hingga Hyperliquid, sementara saham acuannya sama sekali tidak diperdagangkan. Kejadian seperti ini menunjukkan bahwa akses sepanjang waktu tidak otomatis berarti kedalaman pasar sepanjang waktu.

Apa yang sebenarnya diluncurkan Ripple

Produk Ripple bukan saham tokenisasi. Menurut pengumuman Ripple pada 15 Oktober, Ripple Prime bertindak sebagai prinsipal dalam setiap transaksi. Nilai setiap swap dikaitkan dengan kontrak berjangka perpetual yang dicatatkan Trade.xyz di Hyperliquid, sebuah platform derivatif berbasis blockchain. Kontrak berjangka perpetual tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Kontrak ini memakai pembayaran pendanaan (funding) berkala agar tetap dekat dengan harga acuan.

Ripple menyatakan bahwa klien dapat melakukan margin silang (cross-margin) atas posisi ini dengan kelas aset lain yang mereka miliki di Ripple Prime, serta dapat menyerahkan stablecoin RLUSD milik Ripple sebagai agunan bila diizinkan. Layanan ini saat ini berjalan di bawah lisensi Ripple Prime di Kepulauan Virgin Britania Raya, dan Ripple menyatakan berniat memperluasnya ke wilayah lain. Ripple belum mengungkapkan volume perdagangan. Michael Higgins, CEO internasional Ripple Prime, mengatakan dalam siaran pers bahwa "swap RWA adalah titik pertemuan pasar tradisional dan pasar digital."

Peluncuran ini melanjutkan langkah-langkah sebelumnya. CoinDesk memberitakan bahwa Ripple menghubungkan layanan pialangnya ke Hyperliquid pada Februari 2026. CoinDesk juga memberitakan pada 8 Oktober bahwa Ripple memperoleh komisi dari pembiayaan taruhan saham ber-leverage.

Mengapa HSBC menilai likuiditas masih tipis

Seperti diberitakan CoinDesk, catatan Maher memuat tiga poin utama. Pertama, pasar ini tumbuh cepat dari basis yang kecil. Kedua, pengguna awal kemungkinan besar adalah pembuat pasar, perusahaan perdagangan proprietary, dan dana lindung nilai yang menjalankan basis trade, bukan institusi yang mencari lindung nilai jangka panjang. Ketiga, keberhasilan Ripple akan bergantung pada apakah layanannya lebih murah dan lebih sederhana daripada pialang dan platform yang sudah ada, serta apakah layanan itu memakai agunan klien dengan lebih efisien.

Angka-angka di bawah ini menunjukkan skalanya. Saham tokenisasi yang dipantau RWA.xyz bernilai beberapa miliar dolar AS. Nilai itu kecil dibandingkan pasar saham tercatat yang diikutinya, dan itulah poin yang disampaikan catatan HSBC.

Metrik (saham tokenisasi)NilaiPerubahan dibanding 30 hari sebelumnya
Nilai terdistribusiUS$3,42 miliar+8,04%
Pemegang4,38 juta+14,95%
Volume transfer bulananUS$10,28 miliar-73,75%
Platform terbesar menurut nilaibStocks (US$1,2 miliar), Ondo (US$884,5 juta), xStocks (US$596,0 juta), Securitize (US$308,5 juta), Robinhood (US$145,0 juta)

Sumber: dasbor saham tokenisasi RWA.xyz. Data per 21 Oktober 2026 (UTC), sebagaimana ditampilkan di halaman tersebut. Angka dihimpun oleh penyedia data pihak ketiga dan metodologinya berbeda antarpelacak.

Likuiditas yang tipis penting karena alasan sederhana. Ketika hanya sedikit pembeli dan penjual yang aktif, satu pesanan besar dapat menggerakkan harga jauh lebih besar daripada di bursa yang dalam. Di platform 24/7 pada akhir pekan, tidak ada harga pasar utama yang menjadi jangkar pergerakan tersebut.

Apa yang dilakukan regulator dan infrastruktur pasar

Di samping platform kripto, infrastruktur pasar tradisional di AS juga membangun jalurnya sendiri menuju tokenisasi. Langkah-langkah utama sejauh ini:

TanggalPerkembanganSumber
11 Des 2025Staf SEC menerbitkan surat tanpa tindakan (no-action letter) yang mengizinkan Depository Trust Company (DTC) menjalankan layanan tokenisasi selama tiga tahun di blockchain yang disetujui, mencakup aset seperti saham Russell 1000, ETF indeks utama, dan surat utang negara ASSEC / DTCC
28 Jan 2026Staf SEC menerbitkan taksonomi "Statement on Tokenized Securities"SEC
18 Mar 2026SEC menyetujui aturan Nasdaq yang memungkinkan versi tokenisasi dari efek diperdagangkan di buku pesanan yang sama dengan saham tradisional, asalkan dapat dipertukarkan (fungible), memiliki CUSIP dan simbol yang sama, serta membawa hak yang samaSEC Release No. 34-105047
15 Jul 2026DTCC melaporkan transaksi produksi langsung yang memakai aset dalam kustodi DTC yang dikonversi menjadi tokenDTCC
Okt 2026Jendela peluncuran terjadwal layanan tokenisasi DTCC; peluncuran penuh belum terkonfirmasi secara independen saat tulisan ini dibuatDTCC
15 Okt 2026Ripple Prime meluncurkan swap 24/7 yang mengacu pada kontrak perpetual Hyperliquid di lebih dari 100 pasarRipple

Kedua pendekatan itu berbeda dalam hal penting. Model Nasdaq dan DTC menjaga saham tokenisasi tetap berada di dalam sistem teregulasi yang ada. Token tersebut adalah efek yang sama dengan hak yang sama, diperdagangkan di buku pesanan yang sama selama jam bursa. Model swap luar negeri dan token sintetis menawarkan perdagangan terus-menerus, tetapi bergantung pada derivatif atau klaim pihak ketiga. Model ini juga beroperasi di luar struktur utama pasar AS.

Risiko yang masih terbuka

  • Likuiditas dan slippage: Buku pesanan di platform token dan sintetis jauh lebih tipis daripada bursa utama. Pesanan besar dapat menggerakkan harga secara tajam, dan HSBC menyoroti hal ini sebagai kendala.
  • Selisih harga akhir pekan dan malam hari: Ketika pasar acuan tutup, harga di platform 24/7 dapat bergeser atau melompat. Harga itu kemudian disesuaikan kembali saat bursa dibuka, yang dapat memicu panggilan margin dan likuidasi paksa.
  • Risiko pihak lawan dan kustodi: Token kustodian dan sintetis bergantung pada perusahaan perantara. Staf SEC mencatat bahwa pemegang dapat menghadapi risiko, seperti kepailitan pihak ketiga, yang tidak dihadapi pemegang saham.
  • Ketidaksesuaian hak: Banyak produk memberi eksposur harga tanpa hak suara, hak informasi, atau klaim langsung atas perusahaan.
  • Fragmentasi regulasi: Layanan berjalan di bawah lisensi berbeda di yurisdiksi berbeda. Akses, perlindungan investor, dan penegakan hukum pun berbeda-beda.

Apa artinya

Tokenisasi saham bergerak di dua jalur sekaligus. Di jalur pertama, bursa AS dan lembaga penyimpanan efek sentral menyesuaikan aturan yang ada agar saham yang sama dapat hadir sebagai token, dengan hak yang sama dan buku pesanan yang sama. Di jalur lain, platform kripto dan pialang seperti Ripple Prime menawarkan eksposur berbasis derivatif terhadap harga saham secara terus-menerus, terutama kepada trader profesional dan terutama melalui lisensi luar negeri.

Peluncuran Ripple menunjukkan bahwa perusahaan perdagangan besar tertarik pada akses sepanjang waktu dan pada pemakaian stablecoin sebagai agunan. Catatan HSBC mengingatkan bahwa minat tidak sama dengan kedalaman pasar. Sampai volume tumbuh dan pembentukan harga di luar jam bursa menjadi lebih andal, pasar ini kemungkinan tetap didominasi pembuat pasar dan strategi jangka pendek, dan selisih harga kemungkinan tetap menjadi risiko utama yang terbuka. Hal yang masih perlu dipantau antara lain apakah layanan tokenisasi DTCC benar-benar beroperasi penuh dan platform mana yang mengadopsi aturan perdagangan tokenisasi Nasdaq. Ripple juga belum mengungkapkan volume maupun wilayah yang akan ditambahkannya.

Pertanyaan umum

Apa itu saham tokenisasi?

Saham tokenisasi adalah token blockchain yang terkait dengan saham suatu perusahaan. Menurut pernyataan staf SEC pada Januari 2026, token ini bisa berupa saham itu sendiri yang dicatat penerbit di blockchain, token yang didukung saham yang disimpan oleh kustodian, atau instrumen sintetis yang hanya mengikuti harga saham.

Apakah pemilik saham tokenisasi mendapat hak suara atau dividen?

Tergantung modelnya. Token yang disponsori penerbit dapat membawa hak yang sama dengan sahamnya. Token sintetis dan swap berbasis efek biasanya hanya memberi eksposur harga, tanpa hak suara atau hak informasi, dan menambah eksposur terhadap pihak ketiga yang menerbitkannya.

Apa yang diluncurkan Ripple pada Oktober 2026?

Pada 15 Oktober 2026, Ripple Prime meluncurkan swap 24/7 yang mengacu pada lebih dari 100 pasar, termasuk saham dan ETF. Swap ini mengikuti kontrak berjangka perpetual yang dicatatkan Trade.xyz di Hyperliquid, menerima RLUSD sebagai agunan bila diizinkan, dan ditawarkan di bawah lisensi Kepulauan Virgin Britania Raya.

Mengapa HSBC menilai pasarnya masih tipis?

Kepala riset aset digital HSBC mengatakan pasar ini tumbuh cepat tetapi kecil dibandingkan pasar tradisional yang diikutinya, dan likuiditas yang terbatas dapat menghambat transaksi besar, seperti diberitakan CoinDesk pada 21 Oktober 2026.

Bisakah saham tokenisasi diperdagangkan di Nasdaq?

Pada Maret 2026, SEC menyetujui aturan Nasdaq yang memungkinkan versi tokenisasi dari efek diperdagangkan di buku pesanan yang sama dengan saham tradisional, asalkan dapat dipertukarkan, memiliki CUSIP dan simbol yang sama, serta membawa hak yang sama.

Sumber

Artikel ini hanya untuk informasi dan bukan saran investasi.

CRYPMore in Crypto

See all

Latest elsewhereDate · Title · Reading time

  1. IHSG naik 0,95% ke 5.439, semua sektor menguat (23 Okt)

    IHSG mencatat penguatan keempat beruntun dan memimpin bursa Asia, ditopang saham konsumen, industri, dan energi. Investor asing masih melepas saham dan rupiah melemah akibat kekhawatiran pasokan energi.

    MKT · 6 MIN
  2. IHSG hari ini 22 Okt 2026: naik 1,12% saat rupiah melemah

    IHSG menguat untuk sesi ketiga berturut-turut, dipimpin saham bank BUMN dan pembelian oleh Danantara, sementara investor asing terus menjual dan rupiah melemah setelah Bank Indonesia menahan suku bunga dan memangkas giro wajib minimum.

    MKT · 6 MIN
  3. Bank Indonesia Tahan BI-Rate 5,75%, Meleset dari Ekspektasi Kenaikan

    Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate di 5,75% pada 21 Oktober 2026, berbeda dari ekspektasi kenaikan ke 6%, tetapi menaikkan suku bunga Deposit Facility ke 5,00% serta memakai insentif lindung nilai dan penurunan GWM untuk menopang rupiah.

    ECON · 7 MIN
  4. Advanced Shader Delivery dijelaskan: apa yang dibawa driver Nvidia

    Driver Game Ready 621.01 dari Nvidia membawa Advanced Shader Delivery milik Microsoft ke kartu GeForce RTX setelah AMD. Begini cara shader prakompilasi memangkas waktu muat awal dan stutter, apa saja syaratnya, dan klaim toko mana yang belum dikonfirmasi.

    GAME · 8 MIN